Lihat juga
Para investor menanggapi gugatan terhadap Jerome Powell dengan tenang, memungkinkan S&P 500 mencapai rekor tertinggi baru.
Ketakutan sering kali dibesar-besarkan. Kekhawatiran bahwa gugatan tersebut dapat memicu perdagangan "jual Amerika" yang baru karena ancaman terhadap independensi The Fed—jika bank sentral, atas permintaan Gedung Putih, mulai melonggarkan kebijakan secara agresif, yang mengarah pada inflasi yang tidak terkendali dan resesi ganda—tidak terwujud dalam kepanikan pasar. Dalam praktiknya, indeks luas bereaksi cukup tenang terhadap ancaman tersebut.
Independensi The Fed tetap sakral bagi pasar ekuitas. Para investor memahami bahwa masih ada beberapa bulan sebelum Jerome Powell meninggalkan jabatan ketua The Fed. Gugatan terhadapnya kurang penting dibandingkan dengan putusan pengadilan dalam kasus Lisa Cook pada 21 Januari. Jika Gedung Putih berhasil mencopot gubernur FOMC, itu akan menjadi preseden. Peluang Donald Trump untuk membanjiri Komite dengan "doves" akan meningkat, bersama dengan kemungkinan pemotongan suku bunga federal funds yang agresif.
Dinamika Indeks Saham AS
Mantan pemimpin Federal Reserve mendukung Jerome Powell. Alan Greenspan, Ben Bernanke, dan Janet Yellen memperingatkan bahwa campur tangan Gedung Putih dalam kebijakan moneter bisa berakibat buruk. Pengalaman dari berbagai negara, khususnya negara berkembang, membuktikan hal ini: Argentina, Turki, dan banyak negara lainnya mencoba melakukan dominasi fiskal dan akhir dari usaha tersebut adalah kehancuran. Ekonomi mereka terguncang oleh inflasi yang sangat tinggi dan krisis nilai tukar.
Pasar tidak percaya bahwa hal ini bisa terjadi di Amerika Serikat. Federal Reserve bukanlah suatu entitas yang dipimpin sendirian, melainkan keputusan diambil secara bersama-sama. Di samping itu, kritik terhadap Powell dapat berbalik arah. Setelah masa jabatannya sebagai ketua selesai, dia masih bisa berada di FOMC sesuai dengan regulasi yang berlaku.
Menurut JP Morgan, investor tidak mudah terbawa rasa takut. Setiap peningkatan ketegangan antara Gedung Putih dan Federal Reserve, menurut bank tersebut, merupakan kesempatan yang baik untuk membeli S&P 500 saat pasar mengalami penurunan. Saham dengan kapitalisasi kecil bahkan terlihat lebih menjanjikan di awal tahun.
Russell 2000 Memimpin Hari vs S&P 500
Russell 2000 telah mengungguli indeks luas selama tujuh hari berturut-turut, sesuatu yang belum terlihat sejak awal 2019. Saat itu, pasar AS sedang pulih dari penjualan besar-besaran akhir 2018. Saat ini, rotasi sedang berlangsung penuh. Investor sedang melepaskan saham teknologi berkapitalisasi besar dan membeli sektor-sektor yang sensitif terhadap kesehatan ekonomi AS.
Pasar sedang bersiap untuk rilis data inflasi bulan Desember di AS, yang akan memperjelas sikap The Fed.
Secara teknis, grafik harian menunjukkan bahwa S&P 500 terus bergerak naik. Posisi panjang yang dibuka pada 6.931 dan di bawahnya sebaiknya dipertahankan dan sesekali ditambah. Selama indeks luas diperdagangkan di atas nilai wajar pada 6.900, sentimen tetap optimis.