Lihat juga
13.01.2026 08:09 PMPada pasangan GBP/JPY, momentum bullish terus berlanjut setelah menembus rentang trading hampir tiga minggu dan memperpanjang kenaikan untuk hari ketiga berturut-turut pada hari Selasa. Harga spot telah mencapai level tertinggi baru yang belum terlihat sejak Agustus 2008, dengan usaha pembeli ntuk mengamankan pijakan di atas level 214,00 di tengah penurunan yen Jepang yang meluas.
Dukungan tambahan untuk pound datang dari latar belakang politik domestik Jepang. Laporan yang menunjukkan bahwa Perdana Menteri Sanae Takaichi mungkin segera mengadakan pemilu mendadak telah meningkatkan ekspektasi terhadap potensi perluasan stimulus fiskal. Perkembangan ini bertepatan dengan ketidakpastian yang terus-menerus mengenai waktu kenaikan suku bunga berikutnya oleh Bank of Japan, serta meningkatnya ketegangan diplomatik antara Tokyo dan Beijing, yang semuanya terus membebani yen.
Selain itu, sentimen positif yang berkelanjutan di pasar ekuitas global mengurangi permintaan terhadap aset safe-haven dan merusak status yen sebagai mata uang pelindung, yang semakin mendukung kenaikan pada pasangan GBP/JPY. Namun, sentimen bearish terhadap yen tetap agak terbatas oleh ekspektasi intervensi potensial oleh otoritas Jepang untuk menstabilkan mata uang nasional.
Pada hari Selasa, Menteri Keuangan Jepang Satsuki Katayama menyatakan bahwa dia berbagi kekhawatiran atas depresiasi tajam yen belakangan ini, menyatakan bahwa dia membahas masalah ini dengan Menteri Keuangan AS Scott Bessent. Dia menekankan bahwa toleransi terhadap kelemahan berlebihan dalam mata uang nasional memiliki batasnya. Namun, sikap hati-hati Bank of Japan terus memperkuat tren penjualan yen yang berlaku, membuka jalan bagi potensi perpanjangan kenaikan pasangan ini.
Sementara itu, pound Inggris mendapatkan dukungan tambahan dari kurangnya permintaan yang menonjol terhadap dolar AS, yang semakin memperkuat prospek jangka pendek positif untuk pasangan ini.
Breakout berkelanjutan ke atas level tertinggi multi-tahun sebelumnya di dekat 212,15, yang dicapai minggu lalu, mengonfirmasi skenario bullish. Dari perspektif teknikal, Indeks Kekuatan Relatif (RSI) harian berada di wilayah overbought, menunjukkan bahwa pembeli harus berhati-hati, karena periode konsolidasi tidak dapat dikesampingkan.
Perhatian para trader sekarang kemungkinan akan beralih ke rilis data PDB Inggris mendatang, yang dijadwalkan pada hari Kamis. Aliran berita dari Inggris dan Jepang dapat memberikan petunjuk arah baru untuk pasangan ini, terutama dengan latar belakang ekspektasi dua potensi penurunan suku bunga oleh Bank of England pada tahun 2026.
You have already liked this post today
*Analisis pasar yang diposting disini dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan Anda namun tidak untuk memberi instruksi trading.

