Lihat juga
Hari ini, hanya euro yang diperdagangkan menggunakan strategi Mean Reversion. Saya tidak mengeksekusi transaksi apa pun berdasarkan strategi Momentum.
Volatilitas diperkirakan akan meningkat pada paruh akhir hari seiring fokus para trader pada rilis data neraca perdagangan barang AS. Angka-angka ini secara tradisional memengaruhi dolar AS dan sentimen pasar, karena mencerminkan daya saing produk Amerika di pasar global serta keseluruhan permintaan impor. Perubahan dalam neraca perdagangan dapat mengindikasikan apakah perekonomian sedang mengalami overheating atau justru perlambatan aktivitas bisnis, yang pada akhirnya dapat memengaruhi ekspektasi terhadap kebijakan Federal Reserve ke depan.
Indikator penting lain yang juga akan dirilis hari ini adalah PMI Chicago. Indeks ini merupakan salah satu indikator utama aktivitas ekonomi dan mencerminkan kondisi di sektor manufaktur pada salah satu kawasan industri utama di Amerika Serikat. Angka di atas 50 menandakan ekspansi aktivitas, sedangkan angka di bawah level tersebut mengindikasikan kontraksi.
Pada paruh akhir hari, anggota Federal Open Market Committee (FOMC) Michelle Bowman dijadwalkan memberikan pidato. Ketika pasar berupaya menilai arah kebijakan moneter AS ke depan, setiap komentar dari pejabat FOMC menjadi semakin penting. Pernyataan Michelle Bowman, terutama setelah data inflasi kemarin yang tetap relatif moderat, dapat memberikan informasi tambahan mengenai penilaiannya atas kondisi ekonomi saat ini, risiko inflasi, dan prospek suku bunga.
Jika data ekonomi yang dirilis kuat, saya akan mengandalkan strategi Momentum. Jika pasar menunjukkan reaksi yang kecil atau tidak bereaksi terhadap rilis data, saya akan terus menggunakan strategi Mean Reversion.
Strategi Momentum (Breakout Trading) untuk Paruh Kedua Hari Ini
Untuk EUR/USD
Untuk GBP/USD
Untuk USD/JPY
Strategi Mean Reversion (Fade/Reversal Trading) untuk Paruh Kedua Hari Ini
Untuk EUR/USD
Untuk GBP/USD
Untuk AUD/USD
Untuk USD/CAD