empty
 
 
02.06.2026 08:47 AM
Strategi Intraday untuk Trader Pemula pada 2 Juni

Dolar sekali lagi mengingatkan para pelaku pasar tentang kehadirannya kemarin, tetapi semua ketegangan dan momen sulit dengan cepat mereda, sehingga minat terhadap aset berisiko mulai pulih.

Informasi mengenai Iran yang menghentikan pembicaraan dengan AS akibat pelanggaran gencatan senjata di Lebanon dan Gaza mendorong penguatan dolar AS. Ini adalah hal yang bisa diprediksi, mengingat ketegangan geopolitik sering kali meningkatkan permintaan untuk aset-aset yang dianggap aman, termasuk dolar. Namun, seperti biasanya dalam pasar finansial, situasinya sangat dinamis, dan reaksi awal tersebut cepat surut setelah serangkaian pernyataan dari Presiden AS Donald Trump. Ucapannya yang bertujuan meredakan eskalasi dan mendukung solusi diplomatik menawarkan ketenangan. Akibatnya, setelah lonjakan awal, dolar mulai mengalami penurunan seiring dengan meredanya ketidakpastian dari berita Timur Tengah.

Awal sesi hari ini menjanjikan kegiatan yang cukup ramai bagi Zona Euro, karena data indeks harga konsumen (CPI) dan inflasi inti untuk bulan Mei akan segera dirilis. Para pelaku pasar akan memperhatikan indikator-indikator ini dengan seksama, karena mereka merupakan parameter utama untuk menilai tekanan inflasi di wilayah ini dan dapat sangat memengaruhi keputusan kebijakan moneter European Central Bank ke depan. Saat ini, proyeksi menunjukkan kemungkinan adanya kenaikan lebih lanjut, baik dalam CPI total maupun dalam komponen intinya. Ini bisa menunjukkan bahwa tekanan inflasi masih berlangsung di Zona Euro, kemungkinan disebabkan oleh gangguan berkelanjutan dalam rantai pasok, kenaikan biaya energi, dan efek basis yang rendah dari periode sebelumnya. Jika proyeksi ini terbukti benar, tren ini bisa memberikan dukungan bagi argumen pengetatan kebijakan oleh ECB.

Sementara itu, perhatian pasar keuangan pagi ini akan tertuju pada Inggris, di mana satu rangkaian indikator makroekonomi penting akan dirilis. Di antara indikator tersebut adalah jumlah persetujuan aplikasi kredit pemilikan rumah, volume pinjaman bersih oleh individu, dan perubahan pada jumlah uang yang beredar M4. Data-data ini akan memberikan gambaran terbaru mengenai kekuatan permintaan konsumen, aktivitas pasar perumahan, dan tingkat likuiditas keseluruhan dalam perekonomian. Namun, acara utama hari ini jelas adalah pidato Gubernur Bank of England, Andrew Bailey. Pidato dari gubernur bank sentral selalu menjadi elemen penting bagi pasar karena dapat berisi petunjuk mengenai arah kebijakan moneter yang akan datang, penilaian tentang kondisi ekonomi saat ini, serta prospek inflasi. Mengingat situasi di Timur Tengah dan tekanan inflasi, setiap perkataan Andrew Bailey akan diperhatikan secara mendalam untuk mencari sinyal terkait langkah-langkah yang mungkin diambil Bank of England, termasuk kemungkinan peningkatan suku bunga dalam pertemuan mendatang.

Jika data yang dirilis sejalan dengan ekspektasi ekonom, lebih baik beroperasi dengan menggunakan strategi Mean Reversion. Jika data keluar secara signifikan di atas atau di bawah perkiraan para ekonom, strategi Momentum akan menjadi pendekatan terbaik.

Strategi Momentum (Breakout):

Untuk EUR/USD

  • Beli pada saat harga menembus level 1,1660, yang dapat mendorong kenaikan euro menuju 1,1678 dan 1,1698.
  • Jual pada saat harga menembus level 1,1640, yang dapat mendorong penurunan euro menuju 1,1610 dan 1,1579.

Untuk GBP/USD

  • Beli pada saat harga menembus level 1,3480, yang dapat mendorong kenaikan pound menuju 1,3510 dan 1,3545.
  • Jual pada saat harga menembus level 1,3455, yang dapat mendorong penurunan pound menuju 1,3411 dan 1,3370.

Untuk USD/JPY

  • Beli pada saat harga menembus level 159,85, yang dapat mendorong kenaikan dolar menuju 160,02 dan 160,32.
  • Jual pada saat harga menembus level 159,60, yang dapat mendorong aksi jual dolar menuju 159,35 dan 158,90.

Strategi Mean Reversion (Pembalikan ke Rata-rata):

This image is no longer relevant

Untuk EUR/USD

  • Cari posisi short setelah false breakout di atas 1.1648 ketika harga kembali turun ke bawah level ini.
  • Cari posisi long setelah false breakout di atas 1.1626 ketika harga kembali ke level ini.
This image is no longer relevant

Untuk GBP/USD

  • Cari peluang short setelah breakout yang gagal di atas 1.3474 ketika harga kembali turun ke bawah level ini.
  • Cari peluang long setelah breakout yang gagal di atas 1.3445 ketika harga kembali ke level ini.
This image is no longer relevant

Untuk AUD/USD

  • Cari peluang short setelah breakout gagal di atas 0,7178 ketika harga kembali turun di bawah level ini.
  • Cari peluang long setelah breakout gagal di atas 0,7153 ketika harga kembali ke level ini.
This image is no longer relevant

Untuk USD/CAD

  • Cari peluang sell setelah false breakout di atas 1.3852 ketika harga kembali turun di bawah level ini.
  • Cari peluang buy setelah false breakout di atas 1.3831 ketika harga kembali ke level ini.

Recommended Stories

Tidak bisa bicara sekarang?
Tanyakan pertanyaan anda lewat chat.