Lihat juga
18.06.2026 10:17 AMPasangan GBP/USD menghentikan penurunan kemarin dan berupaya pulih dari level terendah sejak 7 April di 1,3260 yang tercatat pada sesi sebelumnya. Harga spot telah kembali menuju area 1,3300, didukung oleh pelemahan moderat dolar AS. Namun, potensi kenaikan lebih lanjut tampak terbatas dalam konteks faktor fundamental yang cenderung bearish.
Presiden AS Donald Trump dan Presiden Iran Masoud Pezeshkian menandatangani nota kesepahaman secara elektronik yang bertujuan untuk mengakhiri permusuhan antara kedua negara dan memulihkan kembali navigasi melalui Selat Hormuz. Trump juga menyatakan bahwa tenggat waktu 60 hari untuk mencapai kesepakatan final terkait program nuklir Iran tidak perlu dianggap kaku, yang meningkatkan kepercayaan para investor. Hal ini pada akhirnya memicu aksi take profit pada dolar AS setelah rally baru-baru ini yang didorong oleh sikap hawkish Federal Reserve, yang telah mendorong mata uang tersebut ke level tertinggi sejak akhir Maret, serta memberikan dukungan bagi GBP/USD.
Sesuai prediksi, bank sentral AS mempertahankan suku bunga acuan overnight di kisaran 3,50%–3,75% dan secara signifikan merevisi pernyataan kebijakan moneternya, dengan menghapus kata-kata kunci yang sebelumnya mengindikasikan kemungkinan pelonggaran di masa depan. Selain itu, proyeksi median untuk suku bunga Fed pada akhir 2026 kini berada di level 3,8%, naik dari prediksi bulan Maret sebelumnya di 3,4%, yang memberi sinyal kemungkinan setidaknya satu kali kenaikan suku bunga tahun ini. Hal ini dapat menekan koreksi pelemahan dolar dan membatasi potensi kenaikan GBP/USD di tengah meredanya ekspektasi pengetatan yang lebih agresif dari Bank of England.
Faktanya, ekspektasi terhadap kenaikan suku bunga BoE telah melemah setelah Kantor Statistik Nasional (ONS) Inggris melaporkan pada hari Rabu bahwa inflasi Indeks Harga Konsumen (CPI) utama di bulan Mei tetap stabil di 2,8% year-on-year. Selain itu, inflasi inti, yang tidak memasukkan harga pangan dan energi yang bergejolak, tercatat di bawah konsensus, naik ke 2,6% dibandingkan 2,5% pada April. Data ini memperkuat pandangan bahwa Bank of England kemungkinan akan mempertahankan suku bunga tidak berubah. Kondisi tersebut dapat mengurangi minat trader untuk membuka posisi bullish pada pound sterling dan GBP/USD, sementara perhatian tetap terfokus pada pertemuan Bank of England yang diperkirakan berlangsung hari ini.
Dari perspektif teknikal, pasangan ini menghadapi resistance di level 1,3300. Oscillator berada di wilayah negatif, yang mengindikasikan bahwa saat ini bear mendominasi pasar. Agar bull kembali percaya diri, pasangan ini perlu menembus di atas level psikologis 1,3400 dan zona konvergensi simple moving average (SMA) kunci 20 dan 200 hari. Namun untuk saat ini, pasangan tersebut masih berada di bawah tekanan bearish.
You have already liked this post today
*Analisis pasar yang diposting disini dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan Anda namun tidak untuk memberi instruksi trading.

