empty
18.06.2026 10:17 AM
Analisis dan Prediksi Harga XAU/USD: Optimisme atas Kesepakatan Damai AS-Iran Mendukung Emas

This image is no longer relevant

Emas (XAU/USD) sedikit terkoreksi dari level tertinggi intraday, tetapi secara umum masih didukung dan diperdagangkan dekat level psikologis $4.300. Logam mulia ini diuntungkan oleh aksi ambil untung pada dolar AS setelah rally kuatnya yang membawa indeks tersebut ke level tertinggi sejak akhir Maret. Pemicu utamanya adalah tercapainya kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran.

This image is no longer relevant
Secara spesifik, Presiden AS Donald Trump dan Presiden Iran Masoud Pezeshkian menandatangani nota kesepahaman secara jarak jauh, yang mencakup penghentian aksi militer dan pemulihan aktivitas pelayaran melalui Selat Hormuz. Optimisme tambahan muncul setelah pernyataan Trump bahwa periode negosiasi 60 hari terkait program nuklir Iran tidak perlu dipandang sebagai tenggat akhir, yang memperkuat kepercayaan para investor.

Dalam konteks ini, pelemahan dolar AS menopang harga emas. Namun, faktor pembatasnya tetap berupa retorika hawkish Federal Reserve. Seperti yang sudah luas diperkirakan, setelah pertemuan pertamanya di bawah kepemimpinan Ketua baru Kevin Warsh, The Fed mempertahankan suku bunga acuannya tanpa perubahan di kisaran 3,50%–3,75%.

Pada saat yang sama, Federal Reserve menghapus frasa dalam pernyataannya yang sebelumnya mengisyaratkan kemungkinan pelonggaran kebijakan, sehingga memberikan sinyal bias ke arah pengetatan lebih lanjut. Menurut proyeksi yang diperbarui, suku bunga fed berpotensi mencapai 3,8% pada akhir tahun, dibandingkan 3,4% dalam proyeksi Maret. Ekspektasi pasar pun cepat menyesuaikan, dengan probabilitas kenaikan suku bunga 25 basis poin pada Desember kini diperkirakan sekitar 85%.

Ekspektasi tersebut memicu lonjakan tajam imbal hasil obligasi pemerintah AS, yang mendukung dolar dan membatasi permintaan emas. Alhasil, para pelaku pasar tetap berhati-hati dan enggan menambah posisi beli jangka panjang pada logam mulia ini tanpa adanya konfirmasi momentum kenaikan lanjutan.

Dalam kondisi tersebut, langkah yang bijak adalah menunggu minat beli yang berkelanjutan sebelum mengantisipasi kelanjutan pemulihan emas dari area $4.215, yang menjadi titik terendah minggu lalu.

Saat ini para trader memusatkan perhatian pada rilis data makroekonomi AS mendatang, termasuk Indeks Manufaktur Fed Philadelphia dan data Klaim Pengangguran Awal mingguan, yang akan dirilis pada sesi perdagangan Amerika Utara. Komentar dari pejabat FOMC juga berpotensi meningkatkan volatilitas pasar.

Dari sudut pandang teknikal, kegagalan upaya untuk menguat dan bertahan di atas area $4.350–$4.360 telah meningkatkan kehati-hatian di pihak pembeli. Di saat yang sama, penurunan berikutnya tertahan di dekat area $4.260, yang saat ini berperan sebagai level support kunci jangka pendek.

RSI bergerak di kisaran 44, mengindikasikan momentum yang melemah, sementara MACD masih sedikit positif, yang lebih mencerminkan berkurangnya tekanan jual daripada terbentuknya tren naik yang berkelanjutan. Meski demikian, kedua indikator tersebut masih berada di bawah level netralnya, yang menunjukkan bahwa kubu penjual masih memegang keunggulan.

Karena itu, konfirmasi kenaikan lanjutan membutuhkan penguatan yang meyakinkan di atas area $4.350–$4.360. Jika itu terjadi, target kenaikan berikutnya berpotensi mengarah ke level Fibonacci retracement 50% di sekitar $4.460 dan Simple Moving Average (SMA) 200 hari.

Di sisi lain, level support berikutnya berada di kisaran $4.200.

Recommended Stories

Tidak bisa bicara sekarang?
Tanyakan pertanyaan anda lewat chat.