empty
20.07.2026 07:51 PM
Analisis EUR/USD – 20 Juli: Dolar Mungkin Terus Menguat

This image is no longer relevant

Struktur gelombang pada grafik 4 jam untuk EUR/USD menjadi lebih kompleks. Belum ada indikasi bahwa segmen tren naik (terlihat pada grafik lebih rendah) yang dimulai pada Januari tahun lalu sudah tidak valid. Namun, struktur tren tersebut sekarang berbentuk korektif. Dari perspektif jangka panjang, gelombang C diperkirakan akan berkembang, dengan titik terendah yang diproyeksikan berada di bawah titik terendah gelombang A. Saat ini, titik terendah gelombang C sudah berada di bawah titik terendah gelombang A, yang berarti gelombang C mungkin selesai kapan saja. Namun, jika latar belakang berita tetap mendukung dolar AS, gelombang ini dapat terus berlanjut.

Pada timeframe yang lebih pendek, saya dapat mengidentifikasi struktur bearish lima gelombang klasik. Jika asumsi ini benar, gelombang 4 saat ini sedang terbentuk, sementara gelombang 3 sudah terbentuk sebagai pola lima gelombang. Setelah struktur ini selesai, instrumen ini dapat beralih ke rangkaian gelombang naik yang baru. Namun, berdasarkan hitungan gelombang saat ini, gelombang 5 masih diperkirakan akan berkembang. Oleh karena itu, euro mungkin melemah menuju level 1,13.

Pasangan EUR/USD turun 20 basis poin pada hari Senin, sekali lagi menunjukkan pergerakan harga yang sangat terbatas. Meski begitu, penurunan kecil seperti ini sudah cukup untuk mengindikasikan bahwa gelombang 5 dalam gelombang C mungkin mulai terbentuk. Alasannya adalah semua gelombang terbaru berukuran relatif kecil. Gelombang 4 masih dapat berkembang menjadi struktur lima gelombang yang lebih panjang, tetapi menurut prinsip klasik Elliott Wave, idealnya berbentuk koreksi tiga gelombang. Karena itu, gelombang 4 mungkin sudah selesai. Jika asumsi ini benar, pasar saat ini berada di awal pembentukan gelombang 5 dalam gelombang C.

Euro kecil kemungkinan akan mendapat dukungan berarti dari rilis berita minggu ini. Peristiwa utama minggu ini—rapat kebijakan Bank Sentral Eropa—diperkirakan akan berakhir dengan kebijakan moneter tanpe perubahan. Jika pasar mengabaikan pengetatan kebijakan ECB satu setengah bulan lalu, pasar mungkin memulai gelombang penjualan euro yang baru jika suku bunga dibiarkan tetap. Pergerakan harga terbaru mengindikasikan bahwa para pelaku pasar mungkin sudah mulai mengambil posisi menjelang rapat ECB.

Penting juga untuk diingat bahwa perkembangan geopolitik mungkin akan terus memberikan dukungan mendasar bagi dolar AS. Saya tidak memperkirakan EUR/USD akan turun dengan tajam seperti yang terlihat pada awal konflik di Timur Tengah, tetapi dolar masih berpotensi membukukan penguatan moderat. Konflik di Timur Tengah belum menunjukkan tanda-tanda akan berakhir, sementara Donald Trump berniat memperluas operasi militer terhadap Iran. Selama sembilan hari berturut-turut, Teheran dan Washington terus saling melancarkan serangan rudal. Dalam waktu dekat, Iran juga mungkin akan bergerak memblokir Selat Bab el-Mandeb. Hari ini juga muncul laporan bahwa Houthi Yaman telah menyatakan blokade maritim terhadap Arab Saudi.

Betapapun disayangkannya, konflik tampaknya semakin menjauh dari jalur negosiasi, gencatan senjata, dan penyelesaian diplomatik. Jika skenario itu terkonfirmasi, harga minyak kemungkinan akan terus naik, inflasi mungkin kembali meningkat, dan bank sentral mungkin terpaksa kembali mempertimbangkan pengetatan kebijakan moneter selanjutnya. Karena pasar sejauh ini bereaksi minim terhadap siklus pengetatan ECB, ruang bagi pemicu pergerakan pasar tetap terbatas.

This image is no longer relevant

Kesimpulan

Berdasarkan analisis saya terhadap EUR/USD, saya menyimpulkan bahwa pasangan ini masih berada dalam segmen tren naik yang lebih luas (ditunjukkan pada grafik yang lebih rendah), sementara dalam jangka pendek masih bergerak dalam segmen tren menurun. Menurut pandangan saya, kondisi saat ini memberikan peluang yang cukup menarik untuk mulai membangun posisi beli, meskipun pasangan ini masih bisa melemah menuju level 1,13 sebagai bagian dari gelombang 5 dalam gelombang C. Karena analisis gelombang kerap menghasilkan perkembangan yang tak terduga, saya akan mulai bersiap-siap untuk peluang beli.

Pada timeframe yang lebih panjang, segmen tren naik masih terlihat, diikuti dengan pembentukan struktur gelombang korektif. Dalam waktu dekat, gelombang C diperkirakan akan terus berkembang menuju level 1,1352, yang bertepatan dengan level retracement Fibonacci 38,2%. Setelah struktur korektif A-B-C selesai, tren naik jangka panjang yang baru dapat dimulai.

Prinsip Utama Analisis Saya

  1. Struktur gelombang harus sederhana dan mudah ditafsirkan. Pola gelombang yang kompleks sulit diperdagangkan dan sering perlu direvisi.
  2. Jika tidak ada pemahaman yang jelas terkait kondisi pasar saat ini, lebih baik menahan diri untuk tidak masuk pasar.
  3. Kepastian mutlak tentang arah pasar itu mustahil. Selalu gunakan order Stop Loss pelindung.
  4. Analisis gelombang dapat dikombinasikan secara efektif dengan bentuk analisis pasar dan strategi trading lainnya.
Chin Zhao,
Analytical expert of InstaTrade
© 2007-2026

Recommended Stories

Tidak bisa bicara sekarang?
Tanyakan pertanyaan anda lewat chat.