empty
 
 
Goldman Sachs: UE bersiap menerapkan tarif terhadap mobil plug-in hybrid dan produk beremisi karbon tinggi asal Tiongkok

Goldman Sachs: UE bersiap menerapkan tarif terhadap mobil plug-in hybrid dan produk beremisi karbon tinggi asal Tiongkok

Langkah-langkah perdagangan Uni Eropa yang telah diterapkan maupun yang sedang diusulkan dapat berdampak pada hingga 27% ekspor tahunan Tiongkok ke negara-negara Eropa; demikian kesimpulan para analis Goldman Sachs Group Inc. dalam laporan yang dikutip oleh Bloomberg. Di tengah situasi hubungan Beijing-Washington yang relatif stabil, konfrontasi antara Tiongkok dan Brussels justru kian memanas akibat ketimpangan perdagangan yang mencapai rekor tertinggi—sebuah kondisi yang semakin dipandang oleh para pemimpin Uni Eropa sebagai ancaman strategis langsung.

Eropa menyumbang sekitar 15% dari total ekspor Tiongkok, sehingga potensi hambatan perdagangan dari Uni Eropa menjadi risiko ekonomi eksternal utama bagi Beijing. Menurut Goldman Sachs, langkah-langkah yang sedang dipertimbangkan oleh Brussels mencakup pengenaan tarif baru terhadap kendaraan listrik hibrida plug-in (PHEV) serta pungutan lingkungan yang lebih tinggi untuk barang-barang pasar massal yang diproduksi dengan melanggar standar karbon dan iklim yang ketat. Pada saat yang sama, Asosiasi Industri Teknik Mesin Jerman (VDMA) mendesak Berlin untuk menerapkan tarif kompensasi guna melindungi industri lokal dari persaingan tidak sehat yang berasal dari Tiongkok.

Ruang gerak Uni Eropa untuk memperketat kebijakan perdagangan dibatasi oleh kerentanan yang tinggi terkait pasokan bahan baku. Industri Eropa sangat bergantung pada pasokan dari Tiongkok untuk hampir 90% kebutuhan logam tanah jarang mereka. Oleh karena itu, para pejabat Brussels berupaya untuk menjaga akses pasar ke Tiongkok sekaligus menghindari eskalasi perang dagang berskala penuh.

Kembali

See aslo

Tidak bisa bicara sekarang?
Tanyakan pertanyaan anda lewat chat.