Won Korea Selatan memimpin jajaran mata uang berkinerja kuat terhadap dolar pada bulan Agustus
Won Korea Selatan mencatatkan penguatan terbesar terhadap dolar AS pada bulan Agustus; mata uang nasional Korea Selatan tersebut menguat sebesar 3,41%, demikian dilaporkan RIA Novosti dengan mengutip data perdagangan valuta asing. Shekel Israel dan rupee Sri Lanka juga masuk dalam jajaran tiga mata uang dengan kenaikan tercepat, masing-masing menguat sebesar 2,69% dan 2,42%. Mata uang lain yang juga menguat terhadap dolar AS meliputi dolar Taiwan (+2,39%) dan tenge Kazakhstan (+2,32%).
Di sisi lain, rubel Rusia menjadi mata uang dengan kinerja terlemah di antara mata uang yang dipantau sepanjang bulan tersebut, dengan penurunan nilai sebesar 6,71% terhadap dolar AS. Mata uang lain yang mencatatkan kinerja lemah antara lain peso Kolombia (turun 2,81%) dan real Brasil (turun 2,17%).
Pelemahan mata uang Rusia menjelang akhir musim panas mendorong dolar AS kembali ke level tertinggi yang belum pernah terlihat sejak musim semi tahun lalu; pasangan mata uang dolar/rubel naik ke angka 86,38, level tertinggi sejak Maret 2025. Selama bulan Agustus, dolar AS menguat sebesar 6,9 rubel di pasar Rusia, sehingga total kenaikan sejak awal musim panas mencapai 14,83 rubel.